Sebelum saya masuk ke inti artikel, apakah kalian sudah tahu apa yang dimaksud dengan poligami? Yap, mungkin hampir semua dari kita tahu akan artinya. Menurut sejarah, poligami dibagi atas tiga jenis yaitu Poligami (dimana seorang pria memiliki lebih dari dua isteri pada saat yang sama), Poliandri (di mana seorang wanita memiliki lebih dari satu suami) dan ada juga bentuk Jamak Pernikahan (dimana keluarga yang terbuat dari beberapa suami dan istri sekaligus).

Sejarah poligami tanggal kembali ke waktu lama yang lalu, karena hal ini telah dipraktekkan selama berabad-abad oleh banyak budaya dari seluruh dunia. Sebagian masyarakat Ibrani telah menerima poligami dan ada jejak yang mengatakan bahwa hal itu terjadi di Cina klasik juga. Poligami juga mengalami sporadis pada penduduk asli Amerika, di benua Afrika Barat, Polinesia, India dan Yunani kuno.

Poligami di Afrika

Poligami sepertinya telah menjalar sampai sekarang di berbagai belahan dunia termasuk hampir di seluruh benua Afrika. Hal ini sepertinya telah menjadi tradisi dalam kehidupan mereka. Jenis dari pernikahan ini sudah hadir dalam seluruh sejarah Afrika. Salah satu faktor yang membuat hal ini dijadikan tradisi adalah karena masyarakat Afrika melihat bahwa anak-anak adalah sumber kekayaan dari kehidupan mereka. Bagi mereka, cara ini akan membuat mereka menjadi lebih kuat. Menurut mereka, poligami di Afrika adalah bagian dari cara untuk membangun sebuah kerajaan.

Setelah era kolonial di Afrika muncul, poligami mulai dianggap tabu. Yang menjadi alasan utama karena beberapa bangsa lain yang mulai mengambil alih di beberapa daerah Afrika. Beberapa orang juga mengatakan, menurunnya tingkat poligami juga disebabkan karena alasan kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat. Masalah dari kepemilikan properti menjadi penghambat karena bertentangan dengan kolonial Eropa.

Pada Awalnya poligami sangat populer di bagian Afrika barat. Sebagai contohnya, poligami telah berkembang luas di Afrika adalah Kenya dan sekarang menjadi salah satu paling menonjol dalam mempopulerkan praktek ini adalah Akuku Danger yang menjadi terkenal karena membuat fakta bahwa dia menikah dengan istri lebih dari 100.

Banyak orang yang mengatakan Afrika Selatan sebagai salah satu wilayah yang jauh dari tradisi tersebut, tetapi kenyataannya masih banyak yang terus menerus melanjutkan tradisi tersebut. Bahkan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma secara buka-bukaan menyatakan setuju dengan poligami yang dia tunjukkan dengan menikahi 3 istri. Pada saat yang sama, dia telah memiliki 20 anak dengan pernikahannya bersama dua istri dia sebelumnya.

Negara lainnya yang menganut poligami adalah Sudan. Di bawah pemerintahan Presiden Sudan, Omar Hassan al-Bashir, mempertahankan adanya tradisi poligami. Dia mengatakan dengan adanya poligami. merupakan pilihan terbaik yang tersedia untuk mereka dalam meningkatkan jumlah penduduk.

Secara keseluruhan, poligami di Afrika telah menjadi praktek yang sangat umum untuk ditemukan di seluruh Afrika. Yang paling gencar dalam mempraktekkannya adalah negara-negara di Afrika Barat. Praktik ini sangat umum di kalangan animis dan masyarakat Muslim. Misalnya, di Senegal ada hampir 47% dari pernikahan dimana mereka memiliki lebih dari seorang wanita. Di negara-negara bagian Arab, persentasenya lebih tinggi dan juga populasi berlebih yang dapat ditemukan di Israel, dimana sekitar 30% dari populasi mereka adalah bagian dari perkawinan.

Poligami itu Legal atau Tidak?

Nah, sekarang mungkin muncul pertanyaan, sebenarnya poligami itu legal apa tidak sih? Jawabannya itu datang pada negara masing-masing. Staus hukum poligami pastinya berbeda-beda di masing-masing negara. Mungkin ada yang melarang poligami tersebut, tapi ada juga yang menganggap hal tersebut normal-normal saja. Bagi beberapa negara yang melarang poligami, mereka akan melatih warganya untuk “monogami”. Disini merkea akan diberi kebebasan menikah dan bercerai dengan mitra pasangannya.

Banyak peradaban barat melarang poligami, tetapi masih saja ada beberapa dari mereka tetap melakukan poligami. Untuk mereka yang melanggar hukum tersebut, akan dihukum penjara untuk beberapa waktu karena dianggap menjadi sebuah kejahatan. Oleh karena itu, saat seseorang akan mencoba untuk menikah lebih dari satu pasangan paling akan memberikan banyak masalah baginya. Jadi, meskipun mendapatkan persetujuan dari pasangan pertama, kemungkinan besar pernikahan kedua mereka tidak akan berlaku.

Di bagian Amerika, poligami merupakan praktik ilegal. Meskipun hampir satu abad yang lalu tepatnya di tahun 1900, banyak yang melakukan poligami hingga di sekitar negara bagian, tetapi pemerintah Amerika Serikat telah memaksa mereka untuk meninggalkan praktek ini. Namun berdasarkan kebenarannya, umat Muslim di Amerika yang mewakili minoritas kecil sekitar 100.000 orang tetap hidup dalam hubungan poligami ilegal.

Di negara lain seperti di Afrika, Asia (ini termasuk India) kalian masih dapat menemukan poligami akan diterima oleh hukum dan masyarakat. Jadi, cara terbaik untuk menjawab pertanyaan apakah poligami ilegal atau tidak, akan diberikan kepada negara dimana kalian tinggal.