Siapa bilang model harus memiliki kulit yang putih? Tidak selamanya hal tersebut menjadi standar ukuran dalam kriteria pemilihan seorag model. Dunia permodelan telah berubah dari zaman ke zaman. Kata “sempurna” sepertinya sudah tidak berlaku dalam seluruh model agensi dunia. Ini semua terbukti dari agensi model sekarang yang sama sekali tidak lagi menyaring model berdasarkan cantik, kulit putih, bertubuh ideal dan menarik. Semua itu sangat bertolak belakang dari model yang dicari pada zaman dulu.

Salah satu contohnya :

Gimana? Gemuk bukan?Barbara Brickner sudah menggeluti dunia model lebih 10 tahun. Sungguh lama bukan? Tapi bukan model ini yang akan saya ceritakan. Model ini telah menjadi salah satu model yang paling beda diantara lainnya. Kenapa? Ya, karena ia menjadi model paling hitam yang tercatat hingga sekarang. Penasaran siapakah dia? Yuk, kita lihat lebih jauh siapa model tersebut.

Khoudia Diop, model terhitam di dunia

Dunia industri permodelan sepertinya sudah tidak menjadikan model berkulit hitam sebagai sebuah hal yang tabu. Sudah banyak model berkulit hitam yang menjalani masa keemasanya, dapat kita lihat dari majalah fashion ataupun model yang berprofesi catwalk. Akhir-akhir ini, ada satu model yang sangat marak dibicarakan oleh masyarakat dunia. Berbeda dengan lainnya, model ini berkulit sangat hitam. Sangking hitamnya hampir seperti orang kesambar petir loh! Model ini bernama Khoudia Diop dimana karirnya tengah melunjak di negara pusat mode, Prancis.

Dengan keunikkannya tersendiri, model asal Senegal ini menjadi terlihat lebih menarik dan mudah diingat diantara banyaknya model-model cantik berkulit putih dan coklat. Khoudia memiliki warna kulit hitam, bukan cokelat lagi tapi hitam mulus. Kulit inilah yang membawanya ke tangga sukses dalam dunia permodelan dalam fashion dunia yang berada di Paris.

Menjuluki dirinya sebagai Dewi Melanin

Khoudia menjuluki dirinya sebagai Dewi Melanin, alasannya karena kulit yang ia miliki memiliki pigmen gelap yang berlebihan sehingga membuat dirinya memiliki penampilan sangat berbeda dari model yang berkulit hitam lainnya. Sebelum menjajaki dunia permodelan kelas dunia, Khoudia sering mendapat ejekan dari teman-teman sekelilingnya. “Negro” dan “Putri Malam” menjadi sapaan akrabnya sejak dia berusia kanak-kanak. Namun Khoudia kecil tidak pernah sekalipun merasa sedih dan berkecil hati dengan julukan tersebut. Malahan ia justru bangga memiliki kulit yang berbeda dengan orang lain di sekitarnya.

Karir dalam dunia model

Dalam dunia permodelan yang menjadi sumber dari pendapatan ia sekarang ini sudah dapat disejajarkan dengan supermodel elit dunia lainnya. Rupanya tersebut mendadak menjadi viral pada saat salah satu fotonya yang dipasang sebagai model untuk kampanye yang bertema “The Colored Girl” dalam sosial media. Di dalam foto tersebut, Khoudia bersanding dengan model papan atas lainnya yang memiliki warna kulit paling mencolok diantara model-model lainnya.

Kampanye yang bertajuk perayaan perempuan dari berbagai macam jenis warna kulit ini telah mendobrak paradigma masyarakat dunia akan wanita yang lebih terlihat menarik ketika memiliki warna kulit putih. Malahan, foto tersebut membuat Khoudia Diop menjadi sorotan paling besar dengan keunikan dari warna kulitnya.

Dengan kehadirannya pada foto tersebut menimbulkan berbagai komentar dari para netizen berbagai dunia. Banyak dari mereka yang memuji penampilan dari wanita yang tengah menekuni profesinya di New York. Lontaran komentar positif pun pada berdatangan untuk dirinya. Netizen berpendapat sikap percaya diri yang ada pada dalam dirinya itu mengubah pola pikir dunia bahwa model sukses tidak harus memiliki kulit putih dan mulus.

Ejekan menjadi sumber kekuatan

Disaat para model berlomba-lomba untuk memutihkan diri, Khoudia tetap fokus dalam dunia permodelannya tanpa memiliki niat sedikitpun untuk memutihkan dirinya. Ia dengan lantang menolak keras dengan tawaran-tawaran yang dapat untuk mencerahkan warna kulitnya. Dengan pendiriannya yang tetap ini, dunia permodelan seolah-olah terbungkam dengan prestasi yang ditunjukkan hingga sekarang.

Liku-liku karirnya telah mendapatkan banyak cemohan, ejekan dan juga hinaan. Malah, ejekan tersebut ia buktikan bahwa pandangan mereka selama ini salah besar. Khoudia membuktikan bahwa julukan “Negro” menjadikannya sebagai salah satu kekuatan dalam dirinya untuk memperlihatkan pada dunia bahwa fisik yang telah digariskan Sang Pencipta kepadanya bukan sebagai aib pada dirinya. Semua itu bahkan menjadi jalan sukses pada dirinya sendiri.

Sebagai model yang dikenal tanpa melakukan operasi plastik, Khoudia malah dikenal sebagai salah satu model tercantik dan paling hitam dunia hingga saat ini. Bagi kamu yang ingin melihat kecantikan dari Khoudia, dapat mengunjungi akun media sosial yang dimilikinya yaitu @melaniin.goddess.

Well, itulah sekian penggalan kisah hebat dari Khoudia Diop. Semoga kisah ini dapat mejadikan inspirasi bagi wanita-wanita yang berada di luar sana yang merasa belum cukup dengan apa yang dimiliki. Khoudia merupakan salah satu dari sekian banyak wanita yang telah membuktikan bahwa sukses itu tidak harus merubah segala sesuatu yang telah diberikan Sang Pencipta kepadanya. Di balik itu, potensi, kemampuan, keyakinan serta konsistensi dari diri sendirilah yang akan membawa seseorang untuk menuju kesuksesan dalam dirinya sendiri. Nah, apakah kamu sendiri siap mengikuti pola hidup dari Khoudia? Tentu saja ya kan?