Popular posts

info

Miris, Negara Burundi Adalah Neraka Dunia di Afrika

Burundi merupakan sebuah negara tanpa laut di daerah Danau Besar di tengah benua Afrika. Negara ini berbatasan dengan Rwanda di utara, Tanzania di selatan dan timur serta Republik Demokratik Kongo di barat. Meskipun negara ini tidak mempunyai batas laut, banyak dari perbatasan baratnya bersebelahan dengan Danau Tanganyika. Nama negara ini berasal dari bahasa Bantu, Kirundi. Negara ini sangat miskin. Dibanding Indonesia, pendapatan perkapitanya 400 kali lebih kecil daripada Indonesia.

Sejak merdeka pada tahun 1962 hingga pemilu pada tahun 1993, Burundi dikuasai serangkaian diktator militer, seluruhnya dari kelompok suku minoritas Tutsi. Periode tersebut dipenuhi kerusuhan etnis termasuk kejadian-kejadian besar pada tahun 1964, 1972 dan akhir 1980-an. Pada tahun 1993, Burundi mengadakan pemilu demokratis pertamanya, yang dimenangi Front untuk Demokrasi di Burundi (FRODEBU) yang didominasi suku Hutu.

Pemimpin FRODEBU Melchior Ndadaye menjadi presiden Hutu Burundi pertama, namun beberapa bulan kemudian dia dibunuh sekelompok tentara Tutsi. Pembunuhan ini lalu mengakibatkan terjadinya perang saudara. Sampai saat ini, perang saudara di negara ini masih terjadi dan semakin meluas.

Kekacauan besar sedang terjadi, namun dunia Internasional belum melakukan usaha maksimal untuk membantu mereka. Warga Burundi merasa ditinggalkan dan tidak dipedulikan lagi. Dan berikut fakta-fakta miris tentang negara Burundi yang tidak diketahui warga Internasional!

1. Negara Dengan Titel Termiskin di Dunia

PBB sudah merilis daftar terbaru negara-negara paling bahagia di dunia. Dalam daftar teratas, negara Denmark di peringkat pertama dan seperti yang sudah kamu ketahui, Burundi terpuruk di peringkat paling buncit alias paling bawah. PBB tentu tidak ngawur dalam menyusun daftar ini kecuali pada kenyataannya Burundi memang sangat kacau.

Tak hanya mempunyai gelar negara paling tidak bahagia, Burundi nyatanya juga masuk ke dalam tiga besar negara paling miskin di dunia bersama Kongo dan Republik Afrika Tengah. Dari data yang disusun IMF, rata-rata pendapatan per kapita Burundi hanya $818. Sangat jauh kalau dibandingkan dengan Indonesia yang mencatatkan angka $11.126. Dan makin jauh pula dengan Qatar yang memiliki pendapatan per kapita sebesar $132.009.

2. Terjadi Genosida Atau Pembunuhan Massal Ketika Presiden Ingin Mencalonkan Untuk yang Ke-3 Kalinya

Krisis Burundi bermula pada bulan April 2015 ketika Presiden Pierre Nkurunziza mencoba untuk mencalonkan lagi sebagai presiden untuk yang ketiga kalinya. Langkah ini jelas melanggar konstitusi Burundi yang mengatakan bahwa presiden hanya bisa menjabat 2 kali 5 tahun. Namun protes penolakan ini ditanggapi pemerintah dengan pembunuhan berdarah dingin. Upaya kudeta muncul, tapi gagal. Maka selanjutnya yang terjadi adalah kekerasan politik pemerintah yang mengarah kepada pembunuhan etnis tertentu yang ingin melengserkannya.

Warga disiksa, diserang, diculik, dibunuh bahkan yang wanita diperkosa di rumah mereka sendiri. Laporan soal pelanggaran hak asasi manusia termasuk pembunuhan, penyiksaan dan larangan berbicara terus bergulir. Namun kelihatannya kengerian tersebut belum akan berakhir dalam waktu dekat ini. Pemerintah menyebarkan propaganda etnis yang membuat konflik politik ini menjadi meluas ke arah etnis. Kebanyakan korban dari pembunuhan ini adalah orang-orang muda dari etnis Tutsi.

3. Banyak Warga Mengungsi Namun Kekurangan Bantuan

Lebih dari 100 orang berusaha keluar dari Burundi setiap harinya. Bahkan setidaknya 250 ribu lebih warga Burundi telah mengungsi ke beberapa negara tetangga seperti Tanzania, Rwanda, Uganda, dan Kongo pada akhir tahun 2015 lalu. Namun, melarikan diri dari negara konflik bukan berarti mereka selamat dari kejamnya kehidupan. Kenyataannya, kehidupan mereka sebagai pengungsi juga masih sangat miris dan membutuhkan bantuan.

Perkemahan warga penuh sesak dengan jumlah pengungsi yang terus bertambah tiap harinya. Mereka kekurangan makanan, pakaian dan kebutuhan lainnya karena bantuan yang datang ternyata sangat terbatas. Masalah lain kini menghantui mereka seperti penyakit mematikan yang mengancam nyawa di perkemahan pengungsi. Kelompok relawan kemanusian mengatakan tidak bisa memberikan bantuan dana, sumbangan pangan atau tempat tinggal bagi korban kekerasan di Burundi.

4. Penyakit Kolera Menyebar Diantara Para Pengungsi

Masalah lain yang juga menghantui adalah penyakit yang bisa menyerang kapan saja. Bahkan wabah kolera telah menyebar diantara pengungsi Burundi di Tanzania. Setidaknya 3 ribu orang tertular penyakit ini. PBB dan African Union sebenarnya sudah mengambil langkah untuk melakukan intervensi.

African Union berusaha mengirimkan pasukan untuk menjaga kedamaian tapi ditolak keras oleh presiden Burundi saat ini. PBB juga telah melakukan dialog dengan presiden Burundi agar menerima usaha African Union, namun tidak membuahkan hasil. Sayangnya, sejak saat itu masih belum ada langkah lainnya. Dan para pengungsi Burundi merasa mereka telah dilupakan oleh dunia.

5. Reaksi Dunia Akan Kekejaman di Burundi

21 Januari 2016 lalu, perwakilan dari PBB mengunjungi presiden untuk kedua kalinya dalam setahun. Tujuannya adalah untuk meminta presiden melakukan dialog dengan para pemberontak dan menerima pasukan perdamaian dari African Union. Sayang kunjungan tersebut tidak berhasil seperti yang diharapkan. Sampai saat ini, belum ada satupun negara yang membantu krisis yang di alami Burundi.

Nah, melihat kehidupan orang-orang Burundi ini, kita mungkin harus benar-benar sangat bersyukur karena lahir dan tinggal di Indonesia. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

info

Boko Haram, Teroris Mematikan Asal Nigeria Penerus ISIS Di Afrika

Boko Haram adalah sebuah organisasi radikalisme atau lebih mengarah kepada kelompok yang kerap melakukan aksi teror yang berbasis di daerah Afrika, khususnya Nigeria. Boko Haram sering disebut Jamā’at Ahl as-Sunnah lid-da’wa wal-Jihād yang didirikan oleh Mohammed Yusuf pada tahun 2002 dengan tujuan untuk mendirikan negara Islam “murni” berdasarkan hukum syariah dan menghentikan hal-hal yang dianggap sebagai “westernisasi”. Semenjak kematian Mohammed Yusuf tahun 2009, Abubakar Shekau ditetapkan menjadi pimpinan Boko Haram sampai saat ini.

Kelompok ini dikenal karena menyerang orang Kristen yang semena-mena terhadap hak warga dan pemerintah, menyerang sekolah dan pos polisi, menculik turis barat dan juga membunuh anggota lembaga Islam. Kekerasan yang terkait dengan organisasi Boko Haram telah mengakibatkan tewasnya 10.000 orang di antara tahun 2002 hingga 2013 lalu.

Keterkaitan kelompok ini dengan kelompok jihad lainnya di luar Nigeria masih diperdebatkan. Menurut seorang komandan militer Amerika Serikat, Boko Haram terkait dengan Al-Qaeda. Namun, tidak ditemukan bukti adanya dukungan internasional dan serangan Boko Haram terhadap target-target internasional sejauh ini masih terbatas. Pada 13 November 2013, pemerintah Amerika Serikat menggolongkan kelompok ini sebagai organisasi teroris.

Nama Boko Haram sendiri menurut bahasa setempat berarti ‘Haramkan Pendidikan Barat’. Dan berikut ini ada lagi beberapa fakta-fakta kekejaman Boko Haram yang kami ulas hanya untuk Anda!

1. Momok Menakutkan Bagi Pemerintah Nigeria

Kelompok Boko Haram yang menginginkan Nigeria menjadi negara Islam melancarkan serangannya ke aset-aset maupun gedung pemerintahan serta kantor kepolisian pada tahun 2009 lalu. Saat ini Boko Haram mengambil alih 11 provinsi milik Nigeria.

Di wilayah ini 1,7 juta penduduk terperangkap dan tak bisa melakukan apa-apa. Boko Haram kerap melakukan sweeping dan mengambil banyak wanita untuk dijual dan dijadikan budak. Lalu 850.000 orang telah merasakan kekerasan entah berupa tembakan atau guncangan dari bom.

2. Boko Haram Melarang Semua Jenis Pendidikan, Bukan Cuma Pendidikan Barat

Boko Haram ingin membentuk negara Islam yang berlandaskan hukum syariah. Kelompok ini mendesak agar Muslim tidak boleh berpartisipasi di politik dan aktivitas sosial yang berkaitan dengan komunitas barat. Hal itu termasuk pemilu, menggunakan kaus dan mengikuti pendidikan yang dianggap sekuler bagi mereka.

Pada tahun 2014, mereka telah melakukan penyerangan dan peledakan di 50 sekolah di Nigeria. Setidaknya 100 siswa dan 70 guru meninggal dunia karena terkena ledakan dan juga tertimpa reruntuhan bangunan. Salah satu aksi paling dikutuk dari Boko Haram adalah penculikan 200 siswi dari sekolah.

Kasus ini sempat membuat geram dunia Internasional. Banyak lembaga internasional meminta Boko Haram melepaskan gadis itu. Namun protes ini tak ditanggapi, gadis itu mungkin sudah menderita sebagai budak atau bahkan mati ditembak.

3. Memperlakukan Wanita Seperti Binatang

Satu hal paling mengerikan yang bisa dilakukan oleh Boko Haram adalah memperlakukan wanita seperti binatang. Bagi mereka wanita tak ubahnya benda yang bisa memuaskan hasrat badaniah mereka hingga tuntas. Setelah itu mereka berhak memperlakukan mereka dengan sangat mengerikan. Biasanya mereka menangkap gadis-gadis untuk dijual sebagai budak yang tugasnya melayani tindakan bejat.

Tindakan mengerikan ini bahkan juga berlaku untuk istri dan anak perempuan mereka. Yang penting dari kelompok ini adalah bagaimana bertarung, menguasai wilayah lalu bersenang-senang. Selebihnya wanita tidak dianggap sebagai seseorang yang penting. Jika butuh pelampiasan mereka bisa mencarinya saat melakukan penyerangan.

4. Membunuh Tanpa Pandang Bulu

Boko Haram sangat ditakuti khususnya di daratan Afrika lantaran mereka tidak segan membunuh siapapun yang mereka temui, apalagi segala hal yang menyangkut pemerintah. Kelompok ini punya gaya serangan khas dengan menggunakan sepeda motor.

Mereka tak segan membunuh para anggota kepolisian, politisi, bahkan ulama atau pemuka agama yang berseberangan dengan kelompoknya. Dan salah satu keburukan yang layak dikutuk dari Boko Haram adalah mereka menggunakan anak-anak untuk bom bunuh diri.

5. Aksi Biadab Boko Haram di Hari Natal

Hari Natal 25 Desember 2015 silam yang diharapkan berlangsung aman, damai, tenteram dan jauh dari tindak kekerasan malah terjadi sebaliknya. Pembantaian manusia terjadi di negara bagian Borno, Nigeria, Sebanyak 14 orang tewas akibat serangan militan Boko Haram tepat pada hari Natal.

Militan Boko Haram menginvasi wilayah pedesaan Kimba di negara bagian Borno dengan berpawai menggunakan sepeda motor. Mereka menembaki penduduk setempat yang ditemui dalam perjalanan dan juga membakar rumah-rumah. Invasi tersebut mengakibatkan ratusan warga desa mengungsi.

6. Penerus ISIS di Afrika

Disadari atau pun tidak, Boko Haram mulai mengikuti jejak dari ISIS. Mereka mulai melakukan pelebaran sayap, mencari anggota sebanyak-banyaknya dan juga mencari aliran dana. Awalnya Boko Haram mengaku memiliki afiliasi dengan Al-Qaeda, namun lambat laun mereka berpindah ke lain hati dan mengikuti jejak ISIS yang saat ini sudah mulai membuat dunia jadi gempar.

Saat ini perkembangan dari Boko Haram sudah semakin hebat. Aksi-aksi yang dilakukan pun juga semakin masif. Mereka mulai menguasai beberapa wilayah di Nigeria dan berperang untuk meruntuhkan militer negara ini. Keberadaan Boko Haram di Nigeria menjadi duri tajam yang terus membuat Nigeria menuju lembah kehancuran.

Inilah 6 fakta mengerikan dari Boko Haram, teroris terkejam di Afrika. Mereka terus melakukan teror dengan sangat membabi buta hingga ribuan nyawa jadi korbannya. Menurut kamu apa yang harus dilakukan dunia Internasional untuk memberantas para teroris ini?

info

Apa Saja Mitos Dan Fakta Afrika? Ini Jawabannya

Bagi anda yang tinggal di Indonesia, sudah pasti sedikit banyaknya telah mengetahui apa saja yang pernah terjadi di Indonesia. Indonesia merupakan suatu negara dengan wilayah yang sangat besar dimana Indonesia memiliki banyak keanekaragaman suku dan budaya.

Tidak hanya itu saja yang terkenal di Indonesia, melainkan masih banyak lagi yang diantaranya adalah jumlah penduduknya. Indonesia yang dianggap sebagai suatu negara besar, tidak heran Indonesia sangat padat akan penduduknya. Itu merupakan fakta dari Indonesia. Lalu, bagaimana dengan mitosnya?

Indonesia dikatakan sebagai suatu negara dengan penduduknya yang banyak ditempati oleh orang batak. Banyak yang mengatakan bahwa orang batak itu dikenal sebagai orang yang kasar dan tidak sopan. Tetapi yang sebenarnya adalah gaya berbicara orang batak memanglah terdengar sedikit keras dan itu sudah menjadi ciri khasnya orang batak. Suara keras bukan berarti tidak sopan. Itu hanyalah mitos belaka. Kenyataannya, bahwa orang batak memiliki hati yang sangat lembut dan penuh dengan kebaikan serta sopan.

Lalu, bagaimana dengan negara lain? Disini kita akan membahas sebuah negara dengan mitos dan juga faktanya. Tidak ada salahnya kita membahas negara Afrika. Afrika adalah sebuah negara yang letaknya sangat jauh dari Indonesia. Walaupun Afrika telah disalah pahami banyak orang dengan berbagai hal aneh, namun itu tidak semuanya bebar.

Untuk meyakinkan anda agar jauh dari salah paham mengenai Afrika, disini kami akan memberitahukan kepada anda mengenai mitos dan fakta dari Afika. Yuk kita simak saja penjelasannya dibawah ini.

1. Afrika Adalah Sebuah Negara

Banyak orang yang beranggapan bahwa Afrika adalah sebuah negera besar. Disini kami akan memperbaiki kesalah pahaman tersebut. Sebenarnya Afrika adalah sebuah negara benua dan sudah pastinya berbeda dengan negara lain. Dikatakan, benua Afrika merupakan benua yang sangat padat akan penduduknya. Afrika memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak dan tercatat sekitar 1 milyar orang. Afrika juga memiliki 61 negara bagian yang juga kaya akan budaya serta etnis.

2. Afika Adalah Sebuah Gurun

Memang benar, afrika merupakan sebuah benua yang sangat kering dan memiliki banyak gurun. Sudah tidak heran Afrika memiliki suhu udara yang sangat panas. Namun tidak semua bagian Afrika kering karena suhunya yang sangat panas. Ternyata banyak bagian Afrika yang memiliki hutan hujan tropis.

3. Orang Afrika Hidup dalam Gubuk

Banyak orang yang mengganggap bahwa Afrika tidak seperti negara lain dengan tananan yang sangat rapi dan teratur. Afrika sering dianggap sebagai suatu daerah dimana bangunan kotanya tidak seperti negara lain. Memang benar masih banyak diantara orang Afrika yang lebih memilih untuk tinggal pada bangunan khas Afrika, tapi itu tidak seluruhnya. Sebenarnya sangat banyak bagunan kota atau jalan yang sama dengan negara maju lannya.

4. Makanan yang Aneh

Memang benar Afrika tidak seperti negara lain yang memiliki segalanya. Seperti halnya makanan, walaupun Afrika tidak tergolong negara kaya, bukan berarti orang Afrika mengkonsumsi makanan yang dianggap aneh. Sama seperti negara lain yang memiliki makanan khas, afrika juga memiliki makanan khas dan juga enak seperti Melktert, Ayam piri piri, Nasi jollof dan sup egusi, Bunny Chow, Boerewors, Biltong, Vetkoek, Chakalaka dan masih banyak lagi.

5. Hewan

Afrika merupakan sebagai tempat tinggalnya banyak binatang liar. Walaupun begitu, tidak berarti bahwa setiap Penduduk Afrika memiliki hewan peliharaan singa atau harimau.

6. Tidak memiliki Teknologi

Siapa bilang Afrika ketinggalan dalam dunia Teknologi? Jangan menganggap remeh dengan Afrika, sangat banyak sekali alat teknologi yang telah masuk ke Afrika yang salah satunya adalah Gadget. Walaupun kehadirannnya sedikit terlambat, tapi tidak satupun diantara mereka yang ketinggalan dengan alat teknologi tersebut.

7. Bahasa

Hampir mengimbangi negara Indonesia yang kaya akan bahasa. Begitu juga dengan Afrika yang juga banyak menguasai berbagai macam bahasa. Dikatakan, Afrika menguasai banyak bahasa seperti Namibia, Jerman, Afrika, Inggris dan Portugis.

8. Sedikit Hotel

Mungkin banyak orang berpikir bahwa Afrika sebagai negara sepi yang tidak banyak dikunjungi oleh turis asing. Anda sangat salah besar mengenai itu. Banyak yang beranggapan sedikitnya turis yang berkunjung ke Afrika karena keterbatasan hotel. Layaknya untuk anda ketahui, afrika memiliki banyak hotel yang aman dan nyaman serta mewah untuk turis asing. Seperti Afrika selatan yang memiliki 372 hotel dan itu hanya satu tempat saja, belum lagi beberapa wilayah lainnya.

9. Tidak ada Toilet

Siapa yang mengatakan bahwa Afrika itu tidak seperti negara lain yang memiliki Toilet bersih dan mewah? Jangan selalu berpikiran negatif terhadap negara Afrika ini. Dikatakan, afrika tidak seperti yang anda bayangkan yang tidak memiliki Toilet, sebenarnya Afrika memiliki banyak sekali toilet yang lebih baik dari apa yang anda bayangkan. Walaupun tidak sesempurna mungkin, tetapi toilet yang ada di Afrika dikatakan sangat nyaman dan juga bersih.

10. Orang Afrika adalah Berkulit Hitam

Kulit yang berwarna seperti Hitam adalah hal yang relatif. Berdasarkan yang kita katahui, kebanyakan orang Afrika memiliki kulit yang hitam. Tapi jangan salah, ternyata banyak dari orang Afrika yang berkulit putih. Mungkin ini sedikit mengherankan bagi anda, sekitar beberapa ratus tahun yang lalu, orang pertama yang tinggal di Afrika adalah Portugis dan kemudian disusul oleh orang Belanda serta Perancis yang menetap di Afrika. Jadi jangan heran pada saat Anda mengatakan orang kulit putih adalah orang Afrika.

Gays, sekian informasi kami ini mengenai mitos serta fakta dari Afrika. Sebelum mengetahui kebenaran terhadap suatu negara tersebut, jangan sesekali mencoba mengedarkan isu yang tidak bebar adanya seperti yang ada diatas. Semoga apa yang kami sampaikan ini menjadi pelajaran penting bagi anda sekalian. Selamat membaca.

info

Inilah Fakta-fakta Bajak Laut Somalia Yang Menjadi Penguasa Lautan Afrika

Tanah Somalia terkenal sebagai “Tanah Aromatik” pada zaman Mesir kuno. Namun bangsa Somalia meyakini bahwa nenek moyang mereka sekarang adalah orang-orang Arab yang bermigrasi ke wilayah Somalia pada abad ke-7 pada masa penyebaran agama Islam sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh orang-orang Arab muslim. Berbicara tentang negara Somalia, negara ini merupakan ‘surga’ bagi para bandit Afrika.

Julukan tersebut diberikan karena wilayah lautan negara ini memiliki jumlah bajak laut yang begitu banyak dan sulit diberantas. Yang lebih ngerinya lagi, perompak di Somalia ini susah untuk diajak bernegosiasi. Mereka hanya mau menjarah dan mendapatkan banyak uang serta tidak sungkan-sungkan untuk membunuh para tawanannya.

Maka dari itu, PBB selaku organisasi bangsa-bangsa menetapkan resolusi untuk memberantas para bajak laut tersebut dengan mengeluarkan pernyataan bahwasanya Dewan Keamanan PBB memberikan wewenang kepada negara-negara dan organisasi-organisasi manapun untuk memasuki perairan wilayah Somalia serta menggunakan “langkah-langkah apapun yang diperlukan” untuk memerangi perompakan tersebut.

Namun, rupanya bajak laut Somalia memiliki perbedaan dengan bandit lautan yang lainnya. Mereka garang, tapi juga memiliki sisi lain yang tak banyak diketahui. Lalu seperti apa? Simak ulasan menariknya berikut ini.

1. Punya Sindrom Robin Hood

Legenda Inggris Robin Hood, seorang pencuri yang memberikan harta curiannya kepada para orang yang tidak mampu, rupanya menjadi inspirasi kaum perompak di Somalia. Mereka selalu menganggap dirinya benar meski mencuri adalah sebuah kesalahan.

Awalnya mereka mengaku sebagai penjaga laut Somalia karena maraknya illegal fishing. Namun lambat laun mereka mulai merampok kapal apa saja yang melintas.

Bahkan kapal dari PBB yang membawa bahan makanan bagi penduduk Somalia pun dijarah. Sejak saat itu mereka bisa menghasilkan jutaan dollar dari merampok kapal barang yang memiliki nilai fantastis.

2. Bajak Laut Somalia Dulunya Adalah Nelayan Biasa

Pada awalnya, Somalia merupakan negara yang mampu memberi lapangan pekerjaan pada warganya. Namun, pada tahun 1970, negara ini mulai dilanda kekeringan yang lumayan parah.

Tak hanya itu, krisis dan perang saudara juga membuat para warganya pontang-panting. Bencana kemiskinan dan kerasnya kehidupan saat itu membuat nelayan mulai banting stir menjadi bajak laut.

Peralihan profesi tersebut rupanya menjadi lahan penghasilan yang cukup menjanjikan. Bagaimana tidak, lautan Somalia merupakan jalur utama dari kapal-kapal tengker. Dalam sekali keberhasilan bajak laut menyandra kapal, setidaknya kelompok mereka menghasilkan jutaan dollar.

Perekonomian mereka pun makin membaik. Bahkan, bajak laut merupakan profesi yang banyak diimpikan oleh masyarakat setempat sehingga banyak masyarakat yang mendaftarkan dirinya menjadi bajak laut.

3. Modus Pembajakan Sekali Pukul 2 Lalat Mati

Para perompak Somalia biasanya menggunakan kapal yang mereka berhasil bajak sebagai mother ship atau kapal induk untuk membajak kapal laut yang lain. Ide cerdas bukan?

Ide cerdas lainnya yang sempat disinyalir oleh Gugus Tugas Gabungan pasukan elit TNI saat pembebasan MV Sinar Kudus adalah ketika tebusan telah dibayar dan bajak laut siap meninggalkan kapal yang dibajak, ada kelompok bajak laut yang lain yang bersiap mengejar dan menduduki kembali kapal yang baru ditinggalkan grup pembajak pertama. Skenario cerdas ini sempat membuat TNI AL berulang kali mengatur rencana.

4. Tidak Tersentuh Hukum

Perompak di Somalia sama sekali tidak tersentuh oleh hukum dari mana saja. Secara internasional wilayah laut yang sering digunakan untuk menjarah itu benar-benar lawless atau tak berhukum. Sementara itu, Somalia sendiri tidak terlalu memperhatikan keadaan lautnya.

Negeri ini terlalu sibuk dengan keadaan dalam negeri yang sangat memusingkan karena kemiskinan. Jadi mau terjadi apa-apa di laut mereka tidak akan peduli. Karena juga Somalia termasuk negara yang tidak memiliki pemerintahan yang efektif, hal ini yang membuat para perompak merajalela di lautan Somalia.

5. Garang, Tapi Takut Britney Spears

Menurut berita yang dilansir sebuah media internasional mengatakan jika bajak laut Somalia takut dengan suara Britney Spears. Sejumlah operasi militer dilakukan untuk menangkal aksi para bajak laut.

Angkatan Laut Inggris punya ‘senjata rahasia’ unik tapi jitu yaitu dengan menyetel lagu-lagu Britney Spears dengan volume paling keras. Cara itu ternyata efektif untuk menakut-nakuti para perompak.

Namun ternyata, cara unik ini tak ada hubungannya dengan sosok penyanyi pop itu. Menurut perwira AL Inggris, Rachel Owens, hal itu karena para perompak Somalia ini anti dengan budaya barat. Aneh-aneh saja ya!

6. Tak Perlu Bertatap Muka Untuk Mendapatkan Tebusan

Bajak laut di wilayah So­malia bisa di­sebut paling licin dan sulit dilacak. Ba­gai­mana tidak, untuk menyerahkan uang tebusan saja mereka me­nolak untuk ber­temu lang­sung. Mereka biasanya me­min­ta uang tebusan diantar dengan cara dija­tuhkan de­ngan parasut, atau dilempar ke tengah laut.

Cara ini memang efektif untuk me­ngantisipasi agar orang lain tidak sampai me­­nginjak kapal mereka. Setelah uang tebusan diterima, mere­ka pun bisa kabur di tengah luasnya lautan Somalia. Dari survei yang dilakukan pada tahun 2011, satu kelom­pok bajak laut setidaknya bisa mengumpulkan hingga 146 juta dollar dalam setahun.

Nah, itulah tadi fakta-fakta tak terduga tentang bajak laut di Somalia. Penjarahan yang mereka lakukan mungkin bisa dibilang aksi kriminal. Namun, jika dilihat dari sisi lain ternyata banyak hikmah yang bisa diambil. Bagaimana menurut kalian?

info

Apa Itu Apartheid Di Afrika Selatan?

Apartheid adalah kata Afrikans yang berarti “perpisahan.” Ini adalah nama yang diberikan pada ideologi sosial ras tertentu yang dikembangkan di Afrika Selatan selama abad ke-20. Intinya, apartheid adalah tentang segregasi rasial. Ini menyebabkan diskriminasi politik dan ekonomi yang memisahkan Hitam (atau Bantu), Berwarna (ras campuran), India dan Afrika Selatan Putih.

Penyebab Terjadinya Apartheid

Pemisahan ras di Afrika Selatan dimulai setelah Perang Boer dan benar-benar muncul pada awal 1900-an. Ketika Uni Afrika Selatan dibentuk pada tahun 1910 di bawah kendali Inggris, orang-orang Eropa di Afrika Selatan membentuk struktur politik negara baru tersebut. Tindakan diskriminasi diimplementasikan sejak awal. Baru pada pemilihan tahun 1948, kata apartheid menjadi umum dalam politik Afrika Selatan.

Melalui semua ini, minoritas kulit putih menempatkan berbagai batasan pada mayoritas kulit hitam. Akhirnya, segregasi tersebut mempengaruhi warga kulit berwarna dan India juga. Seiring waktu, apartheid terbagi menjadi apartheid kecil dan megah. Apartheid kecil mengacu pada segregasi yang terlihat di Afrika Selatan sementara apartheid grand digunakan untuk menggambarkan hilangnya hak politik dan hak kulit hitam Afrika Selatan.

Mengesahkan hukum dan Pembantaian Sharpeville

Sebelum berakhir pada tahun 1994 dengan pemilihan Nelson Mandela, tahun-tahun apartheid dipenuhi banyak perjuangan dan kebrutalan. Beberapa kejadian sangat penting dan dianggap mengubah titik dalam perkembangan dan jatuhnya apartheid.

Apa yang kemudian dikenal sebagai “hukum lalim” membatasi pergerakan orang Afrika dan meminta mereka untuk membawa “buku referensi”. Ini memegang dokumen identifikasi dan juga perizinan berada di daerah tertentu. Pada tahun 1950, pembatasan menjadi begitu besar sehingga setiap orang kulit hitam Afrika Selatan diminta untuk membawanya.

Pada tahun 1956, lebih dari 20.000 wanita dari semua ras bergerak dalam demonstrasi. Inilah saat protes pasif, tapi itu akan segera berubah. Pembantaian Sharpeville pada tanggal 21 Maret 1960, akan menjadi titik balik apartheid. Ini juga merupakan protes terhadap undang-undang yang disahkan dan merupakan momen penting dalam sejarah Afrika Selatan.

Kelompok anti apartheid, termasuk Kongres Nasional Afrika (ANC) dan Kongres Pan Afrika (PAC) telah membentuk demonstrasi. Apa yang dimaksudkan untuk menjadi demonstrasi damai di Sharpeville dengan cepat berubah mematikan saat polisi menembaki kerumunan. Dengan lebih dari 180 orang kulit hitam Afrika terluka dan 69 terbunuh, pembantaian tersebut menarik perhatian dunia. Selain itu, ini menandai dimulainya perlawanan bersenjata di Afrika Selatan.

Pemimpin Anti Apartheid

Banyak orang berjuang melawan apartheid selama puluhan tahun dan era ini menghasilkan sejumlah tokoh penting. Diantaranya, Nelson Mandela mungkin yang paling dikenal. Setelah dipenjara, dia akan menjadi presiden terpilih pertama yang dipilih secara demokratis oleh setiap warga negara kulit hitam dan putih Afrika Selatan.

Nama penting lainnya termasuk anggota ANC awal seperti Chief Albert Luthuli dan Walter Sisulu. Luthuli adalah pemimpin dalam demonstrasi hukum tanpa kekerasan dan orang Afrika pertama memenangkan Hadiah Nobel untuk Perdamaian pada tahun 1960.

Sisulu adalah campuran ras Afrika Selatan yang bekerja sama dengan Mandela melalui banyak peristiwa penting. Steve Biko adalah pemimpin gerakan kesadaran negara hitam tersebut. Dia dianggap sebagai martir bagi banyak orang dalam pertarungan anti-apartheid setelah kematiannya di sel penjara Pretoria tahun 1977.

Beberapa pemimpin juga mendapati diri mereka condong ke arah Komunisme di tengah perjuangan Afrika Selatan. Diantaranya adalah Chris Hani yang akan memimpin Partai Komunis Afrika Selatan dan berperan penting dalam mengakhiri apartheid sebelum pembunuhannya pada tahun 1993. Selama tahun 1970an, kelahiran Lithuania Joe Slovo akan menjadi anggota pendiri sayap bersenjata ANC. Pada tahun 80an, dia juga akan berperan penting dalam Partai Komunis.

Hukum Apartheid

Pemisahan dan kebencian rasial telah disaksikan di banyak negara di seluruh dunia dengan berbagai cara. Apa yang membuat era apartheid Afrika Selatan unik adalah cara sistematis dimana Partai Nasional meresmikannya melalui undang-undang.

Selama beberapa dekade, banyak undang-undang diundangkan untuk menentukan ras dan membatasi kehidupan sehari-hari dan hak-hak orang Afrika Selatan yang tidak berkulit putih. Misalnya, salah satu undang-undang pertama adalah Larangan Undang-Undang Perkawinan Campuran tahun 1949 yang dimaksudkan untuk melindungi “kemurnian” ras kulit putih.

Hukum lain akan segera menyusul. Undang-undang Pendaftaran Penduduk No. 30 adalah yang pertama yang secara jelas menentukan ras. Ini mendaftarkan orang berdasarkan identitas mereka di salah satu kelompok ras yang ditunjuk. Pada tahun yang sama, Group Areas Act No. 41 bertujuan untuk memisahkan ras-ras tersebut ke daerah pemukiman yang berbeda.

Undang-undang pelepasan yang sebelumnya hanya mempengaruhi orang kulit hitam diperluas ke semua orang kulit hitam pada tahun 1952. Ada juga sejumlah undang-undang yang membatasi hak untuk memilih dan memiliki properti.

Baru pada tahun 1986 Undang-Undang Identifikasi bahwa banyak undang-undang ini mulai dicabut. Tahun itu juga melihat berlakunya Restorasi Undang-Undang Kewarganegaraan Afrika Selatan, yang melihat penduduk kulit hitam akhirnya mendapatkan kembali hak mereka sebagai warga negara penuh.

Itulah penjelasan tentang apartheid yang mungkin selama ini belum Anda ketahui. Sampai ketemu pada artikel selanjutnya ya guys. Terima kasih.

News

Sudan Selatan Kerahkan Segala Cara Untuk Perangi Masalah Inflasi

Salah satu negara di Afrika yaitu negara Sudan Selatan kembali mengalami masalah hiperinflasi. Dari sebuah data penelitian, diketahui bahwasannya Sudan Selatan menempati posisi kedua sebagai negara dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia, dengan tingkat inflasi sebesar 165 . Posisi Sudan Selatan tepat di berada di bawah negara Venezuela, dengan tingkat inflasi sebesar 180.90.

Untuk dapat melawan hiperinflasi yang dialami oleh negaranya, Sudan Selatan memutuskan untuk membantu para pekerja pajak. Tindakan tersebut mereka lakukan untuk memerangi masalah kelaparan, perang dan ketidakmampuan di negara Sudan Selatan.

Krisis yang terjadi di Afrika tidak hanya berdampak pada pemerintahannya saja, bahkan di restoran posher yang ada di Juba, yaitu ibu kota Sudan Selatan, yang merupakan negara terbaru di dunia, krisis ekonomi juga sangat terasa. Menu-menu yang ada di restoran ini sengaja dicetak dengan menggunakan kertas yang murah.

Tentu saja hal ini sangat wajar dilakukan oleh sang pemiliki restoran, karena jika melihat krisis ekonomi yang terjadi, mereka rasa-rasanya akan banyak membuang biaya, hanya untuk penggunaan kertas yang pada akhirnya juga harus diperbaharui setiap beberapa minggu.

Meskipun tingkat inflasi yang turun lebih dari 50% per bulan pada satu titik tahun lalu dan kenaikan harga sejak saat itu juga sedikit berkurang, namun tetap saja untuk bisa menikmati makanan sederhana saja, mereka harus menghabiskan biaya yang besar. Paling tidak mereka harus menghabiskan satu bundalan pound.

Sejak tahun lalu, nilai mata uang pound Sudan Selatan ini memang sudah turun. Jika dulunya 30 pound bisa untuk membeli satu dollar, tapi sekarang dibutuhkan 120 pound untuk mendapatkan satu dollar. Berdasarkan catatan bank, uang kertas terbesar yang beredar, yaitu SSP100, sekarang menjadi catatan nasional denominasi tertinggi di dunia.

Penyebab Terjadinya Inflasi di Sudan Selatan

Krisis Ekonomi yang terjadi pada suatu negara tentu memiliki faktor penyebab. Begitu juga yang terjadi pada sejumlah negara di Afrika, termasuk Sudan Selatan. Pertarungan inflasi yang mengerikan yang terjadi di Sudan Selatan ini terjadi karena disebabkan oleh 2 hal, yaitu:

  • Percetakan uang
  • Keruntuhan ekonomi

Jika dilihat dari tabel inflasi di atas, Sudan Selatan menempati posisi kedua sebagai negara yang mengalami tingkat inflasi tertinggi di dunia setelah Venezuela.

Perekonomian di Sudan Selatan merupakan perkonomian negara yang paling tidak terdiversifikasi di dunia. Pada tahun 2014, hasil minyak yang dihasilkan oleh negara ini telah memberikan sebanyak 99,8% pendapatan dari ekspor negara tersebut. Pada saat negara ini merdeka di tahun 2011 yang lalu, hasil produksi negara Sudan ini sangatlah tinggi dan minyak yang terjual lebih dari $ 100 per barel, selain itu petrodolar mengalir dengan bebas dan memicu perlindungan politik kolosal.

Pendisversifikasi ini sebenarnya sangat penting untuk dilakukan oleh perusahaan maupun negara. Disversifikasi merupakan sebuah usaha penganekaragaman produk yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau negara, untuk memaksimalkan keuntungan sehingga arus kas perusahaan atau negara tersebut menjadi lebih stabil.

Hal ini dilakukan negara untuk mengatasi masalah krisis ekonomi, sehingga apabila suatu perusahaan atau negara mengalami kemerosotan pendapatan di salah satu product, sedangkan di product lain mendapatkan kelebihan pendapatan, maka kekurangan yang terjadi bisa tertutupi.

Tapi akibat “shutdown point” yang terjadi pada tahun 2012, yang kemudian diikuti dengan perang saudara, yang pecah pada tahun 2013, telah memangkas produksi dari negara Sudan Selatan ini. “Shutdown point” adalah suatu titik dimana jika proses dijalankan, maka perusahaan tidak akan mendapatkan laba, tetapi juga tidak menimbulkan kerugian.

Jika sebuah perusahaan maupun negara beroperasi pada kapasitas di bawah titik Shut Down Point, maka perusahaan atau negara tersebut akan mendapatkan rugi.

Saat ini, Sudan Selatan hanya bisa memproduksi sekitar 120.000 barel minyak per hari. Jumlah ini adalah Setengah dari jumlah yang pernah mereka dapatkan saat berada pada puncak kejayaannya. Penurunan ternyata tidak hanya terjadi pada jumlah produksinya saja, tapi juga pada harga per-barel, yang hanya setengah dari apa yang didapatkan di tahun 2011 yang lalu. Untuk menutupi masalah perekonomian yang cukup besar tersebut, Pemerintah telah mencetak uang kertas baru.

Akibat Terjadinya Krisis di Sudan Selatan

Krisis ekonomi yang terjadi di suatu negara tidak mungkin tidak menimbulkan dampak yang buruk bagi negara tersebut. Pasti banyak hal-hal buruk yang akan terjadi. Gaji pemerintah yang dibayarkan pada mereka yang bekerja di pemerintahan, sekarang hampir tidak ada harganya lagi.

Dan untuk makanan, yang sebagian besar diimpor dari Uganda dan Kenya, juga telah meningkat harganya. Hal ini tentu saja akan menambah situasi kelaparan di sebagian besar negara di Afrika termasuk Sudan Selatan.

Grace Asio, yang merupakan seorang pedagang Uganda, sangat menyesalkan keadaan bisnisnya. Dia sangat khawatir jika harus menutup usahanya, dikarenakan semakin lama nilai mata uang dollar semakin naik, tapi harga di Sudan Selatan yang dapat dibayar pelanggannya tetap sama. Krisis ekonomi di Sudan ini memang sangat memprihatinkan.

Menurut Peter Ajak, yaitu seorang ekonom Sudan, perekonomian normal akan menyesuaikan diri dengan kondisi perdagangan yang lebih buruk. Karena dihadapkan pada nilai tukar yang buruk, pada tahun 2015 para petani di Equatoria, yang merupakan wilayah tanah kaya di sebelah selatan Juba, mulai menjual produk mereka ke Uganda.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk membalikkan arus perdagangan menjadi normal kembali. Akan tetapi, lagi dan lagi sebuah konflik telah menghentikan tindakan dan usaha yang telah mereka lakukan. Pada bulan Juli, gencatan senjata yang tidak diinginkan terjadi di Juba. Dan akibatnya, sejak saat itu perang sipil, yang sebelumnya telah terkubur di utara, kini telah menyebar ke Equatoria.

Akibat dari perang yang terjadi, jumlah pengungsi Sudan Selatan di Uganda mencapai lebih dari tiga kali lipat di atas 700.000, sementara pertanian mereka harus terpaksa berhenti karena mereka harus mengungsi. Dengan keadaan seperti ini, sebenarnya tidak ada kapasitas produktif yang tertinggal. Begitulah yang dikatakan oleh Peter Ajak.

Namun terlepas dari krisis yang dialami oleh Sudan Selatan, paling tidak masih ada kabar baik yang bisa disampaikan. Inflasi yang terjadi secara perlahan menjadi sedikit melambat dalam beberapa bulan terakhir ini dan mulai membawa Sudan Selatan keluar dari hiperinflasi secara teknis.

Namun meskipun begitu, masalah mendasar masih tetap ada. Pemerintah masih harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat banyak, meskipun mereka tidak memiliki sumber pendapatan baru. Saat ini bisa dikatakan hampir tidak ada ekspor nonmigas dari negara ini.

Walaupun negara ini pada akhirnya bisa mengatasi masalah krisis ekonominya, itu juga berkat adanya bantuan dana yang berasal dari bantuan internasional. Namun meski begitu, para pemimpin Sudan Selatan ini tidak hanya bermalas-malasan karena telah mendapat bantuan. Hingga saat ini mereka masih terus berjuang demi kesejahteraan masyarakatnya.

Proposal penggalangan pendapatan terakhir mereka, yang diumumkan beberapa minggu setelah bencana kelaparan diumumkan di beberapa bagian di negara tersebut, sebenarnya bertujuan untuk menaikkan biaya ijin kerja bagi pekerja bantuan asing dari $ 100 per orang menjadi $ 10.000.

Begitulah usaha yang dilakukan oleh pemerintah Sudan untuk membawa negaranya keluar dari masalah ekonomi yang menimpa mereka. Untuk uasaha tersebut, negara ini antas mendapatkan apresiasi dari negara-negara yang lainnya.

info

Fakta Buruk Yang Dialami Penderita Albino Di Afrika

Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan dan yakinlah kalau tidak ada satupun manusia ingin memiliki kekurangan. Maka dari itu, bersyukurlah kalian yang lahir sebagai manusia yang sempurna. Lain hal lagi dengan penderita albino ini, khususnya di Afrika. Kenapa? Yuk, simak artikel berikut ini.

Pengertian Albino

Albino dari bahasa latin (Albus) yang berarti putih disebut juga hypomelanism atau hypomelanosis adalah salah satu bentuk dari hypopigmentary congenita disorder. Albino adalah sebutan bagi penderita albinisme, albinisime adalah suatu kelainan pigmentasi kulit bawaan. Albino adalah murni penyakit infeksi dan tidak dapat ditularkan melalui kontak fisik ataupun melalui transfusi darah. Albino adalah kelainan genetik yang diwariskan setidaknya dari salah satu orang tua. Walaupun penampilannya berbeda, albino kebanyakan tidak menderita gangguan kesehatan yang berarti.

Ciri-ciri penderita Albino:

  • Mempunyai kulit dan rambut abnormal yaitu berwarna putih susu atau putih pucat
  • Memiliki iris merah muda atau biru dengan pupil merah (tidak semua)
  • Hilangnya pigmen melanin pada mata,kulit dan rambut
  • Rabun jauh dan rabun dekat yang sangat ekstrim

Penyebab Albinisme

Albinisme disebabkan oleh adanya perubahan atau mutasi pada salah satu gen yang bertugas membantu produksi melanin oleh sel-sel melanocytes yang terdapat di dalam mata dan kulit. Akibat perubahan gen ini, produksi melanin menjadi terganggu (berkurang drastis atau tidak ada sama sekali).

Ada dua jenis albinisme yang utama, yaitu albinisme okular dan okulokutaneus. Albinisme okular merupakan jenis yang jarang ditemukan. Kondisi ini lebih berdampak pada penglihatan penderitanya ketimbang menyebabkan perubahan warna kulit, rambut atau pun mata. Artinya, penderita hanya mengalami gangguan penglihatan saja. Namun secara penampilan, warna kulit, rambut dan mata penderita seperti orang-orang normal, meski ada sebagian kecil yang terlihat sedikit lebih pucat. Albinisme okular disebabkan oleh mutasi gen pada kromosom-X dan hampir sebagian besar penderitanya adalah laki-laki. Sedangkan albinisme okulokutaneus merupakan jenis albinisme yang paling umum. Kondisi ini berdampak pada rambut, kulit dan mata yang juga sering disebut sebagai albinisme komplit.

Berdasarkan ciri-ciri fisik penderitanya, albinisme okulokutaneus terbagi menjadi empat tipe, yaitu:

  • Tipe 1. Sejak lahir, penderita albinisme okulokutaneus tipe ini akan memiliki ciri-ciri rambut dan kulit berwarna putih, serta mata berwarna biru. Kendati sebagian besar tidak menunjukkan peningkatan pigmentasi hingga dewasa, namun beberapa penderita ada yang mulai memproduksi melanin saat memasuki usia kanak-kanak.
  • Tipe 2. Saat lahir, kulit penderita albinisme okulokutaneus tipe ini akan terlihat berwarna putih dengan mata berwarna cokelat atau abu-abu kebiruan. Rambut mereka berwarna kuning, cokelat kemerahan atau merah. Seiring perkembangan usia, paparan sinar matahari dapat menimbulkan bintik-bintik, bercak berwarna cokelat (lentigo) atau bahkan tahi lalat pada kulit penderita. Albinisme okulokutaneus sebagian besar ditemukan pada orang-orang Amerika asli, Afrika-Amerika dan orang-orang Afrika wilayah sub-Sahara.
  • Tipe 3. Penderita albinisme okulokutaneus tipe ini umumnya memiliki ciri-ciri rambut dan kulit berwarna kemerahan, serta mata berwarna cokelat. Kondisi ini paling banyak ditemukan pada orang-orang Afrika selatan.
  • Tipe 4. Kondisi ini paling banyak diidap oleh orang-orang keturunan Asia Timur dan ciri-cirinya mirip Albinisme okulokutaneus tipe 2.

Ada penyakit gangguan genetik lainnya yang juga dapat menyebabkan munculnya gejala-gejala mirip albinisme, meskipun tergolong langka. Penyakit tersebut adalah sindrom Chediak-Higashi dan sindrom Hemansky Pudlak. Orang albino sering kali menjadi bahan ejekan oleh banyak orang, bahkan mereka bisa sampai diasingkan atau dijauhi oleh orang-orang karena dianggap sebagai orang aneh atau pun tak sama dengan manusia yang lainnya. Menjadi seorang albino merupakan penyiksaan batin dan juga fisik bagi para albino yang ada di Afrika. Karena di Afrika, albino dianggap sebagai manusia kutukan yang pantas di cela dan disiksa. Berikut inilah fakta-fakta yang tidak menyenangkan bagi penderita albino di Afrika:

1. Albino dan HIV/AIDS

Orang-orang di Tanzania menganggap bahwa wanita albino merupakan obat dari penyakit yang mematikan yaitu HIV/AIDS. Berhubungan seksual dengan wanita albino dipercaya dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Oleh karena itu, banyak sekali wanita albino yang menjadi korban pemerkosaan oleh para pria di sana.

2. Albino adalah penyihir

Di Tanzania percaya bahwa orang-orang albino merupakan manusia yang memiliki kekuatan sihir yang tidak pernah mati. Mereka menganggap bahwa manusia albino bukan merupakan orang yang tidak memiliki pigmen warna, tetapi orang yang memiliki kekuatan sihir yang sangat hebat.

3. Mutilasi dan ritual sihir

Seperti pada kepercayaan orang-orang Tanzania bahwa orang-orang albino memiliki kekuatan sihir yang sangat hebat. oleh karena itu, banyak orang-orang albino yang dibunuh lalu dimutilasi dan diambil organ dalamnya dan dijadikan ritual sihir atau pun jimat. Banyak juga yang menjualnya dengan harga yang tinggi.

4. Kekerasan

Orang-orang Tanzania percaya bahwa orang -orang albino memang pantas untuk diperlakukan dengan keras. Oleh karena itu, banyak sekali orang-orang albino yang diperlakukan seperti hewan peliharaan, di siksa dan dicaci maki. Bahkan Mereka juga melakukan pembunuhan dengan kejam terhadap orang-orang albino.

Sangat tidak adil kalau seorang yang menderita albino diperlakukan seperti hal di atas, karena bagaimanapun mereka juga manusia. Hanya saja mereka memiliki kekurangan dan itulah yang buat mereka berbeda dengan manusia lainnya. Semoga saja masih ada orang-orang yang sadar dan peduli dengan penderita albino tersebut ya.

info

Mengenal Sosialisme Di Afrika Dan Penerapannya

Pada saat merdeka, negara-negara Afrika harus memutuskan jenis negara mana yang harus diberlakukan dan antara tahun 1950 dan pertengahan 1980an, tiga puluh lima negara Afrika mengadopsi sosialisme pada suatu saat. Para pemimpin negara-negara ini percaya bahwa sosialisme menawarkan kesempatan terbaik mereka untuk mengatasi banyak hambatan yang dihadapi negara-negara baru dalam kemerdekaan.

Awalnya, para pemimpin Afrika menciptakan versi sosialisme hibrida yang baru, yang dikenal sebagai sosialisme Afrika, namun pada tahun 1970an, beberapa negara beralih ke konsep sosialisme yang lebih ortodoks, yang dikenal sebagai sosialisme ilmiah. Apa daya tarik sosialisme di Afrika dan apa yang membuat sosialisme Afrika berbeda dengan sosialisme ilmiah?

Daya Tarik Sosialisme

1. Sosialisme anti-imperial

Ideologi sosialisme secara eksplisit anti-imperial. Sementara A.S.S. (yang merupakan wajah sosialisme di tahun 1950an) bisa dibilang adalah sebuah kerajaan sendiri, pendirinya yang terkemuka, Vladimir Lenin menulis salah satu teks anti-imperial paling terkenal di abad ke-20. Imperialisme: Kedudukan Kapitalisme Tertinggi.

Dalam karya ini, Lenin tidak hanya mengkritisi kolonialisme, tapi juga berpendapat bahwa keuntungan dari imperialisme akan membeli para pekerja industri Eropa. Revolusi pekerja, menurutnya, harus berasal dari negara-negara terbelakang dan tidak berkembang di dunia. Penentangan sosialisme terhadap imperialisme dan janji revolusi yang terjadi di negara-negara terbelakang menjadikannya menarik bagi nasionalis anti-kolonial di seluruh dunia pada abad ke-20.

2. Sosialisme menawarkan cara untuk memecahkan pasar Barat

Untuk menjadi benar-benar independen, negara-negara Afrika harus tidak hanya secara politik tetapi juga independen secara ekonomi. Namun sebagian besar terjebak dalam hubungan dagang yang didirikan di bawah kolonialisme. Kekaisaran Eropa telah menggunakan koloni-koloni Afrika untuk sumber daya alam, jadi, ketika negara-negara tersebut mencapai kemerdekaan mereka kekurangan industri.

Perusahaan-perusahaan besar di Afrika, seperti perusahaan pertambangan Union Minière du Haut-Katanga, berbasis Eropa dan milik Eropa. Dengan merangkul prinsip-prinsip sosialis dan bekerja dengan mitra dagang sosialis, para pemimpin Afrika berharap dapat melepaskan diri dari pasar neo-kolonial yang membuat kolonialisme telah meninggalkan mereka.

3. Pada tahun 1950an, sosialisme rupanya memiliki rekam jejak yang terbukti

Ketika Uni Soviet dibentuk pada tahun 1917 selama revolusi Rusia, negara tersebut merupakan negara agraris dengan industri kecil. Itu dikenal sebagai negara terbelakang, namun kurang dari 30 tahun kemudian, A.S.S. telah menjadi salah satu dari dua negara adidaya di dunia.

Untuk menghindari siklus ketergantungan mereka, negara-negara Afrika perlu melakukan industrialisasi dan modernisasi infrastruktur mereka dengan sangat cepat dan para pemimpin Afrika berharap bahwa dengan merencanakan dan mengendalikan ekonomi nasional mereka dengan menggunakan sosialisme, mereka dapat menciptakan negara-negara modern yang kompetitif secara ekonomi dalam beberapa dekade ini.

4. Sosialisme tampak seperti kesesuaian yang lebih alami dengan norma budaya dan sosial Afrika daripada kapitalisme individualis di Barat

Banyak masyarakat Afrika menekankan penekanan timbal balik dan komunitas. Filosofi Ubuntu, yang menekankan sifat manusia yang terhubung dan mendorong keramahtamahan atau memberi, sering kali dikontraskan dengan individualisme Barat dan banyak pemimpin Afrika berpendapat bahwa nilai-nilai ini membuat sosialisme lebih sesuai bagi masyarakat Afrika daripada kapitalisme.

5. Negara sosialis satu partai menjanjikan persatuan

Pada saat merdeka, banyak negara Afrika berjuang untuk membangun rasa nasionalisme di antara berbagai kelompok (baik agama, etnis, keluarga atau regional) yang membentuk populasi mereka. Sosialisme menawarkan alasan untuk membatasi oposisi politik, yang pemimpinnya (bahkan yang sebelumnya liberal) datang untuk melihat sebagai ancaman terhadap persatuan dan kemajuan nasional.

Sosialisme di Koloni Afrika

Dalam dekade-dekade sebelum dekolonisasi, beberapa intelektual Afrika, seperti Leopold Senghor tertarik pada sosialisme dalam dekade-dekade sebelum kemerdekaan. Senghor membaca banyak karya sosialis ikonik, namun sudah mengusulkan versi sosialisme Afrika, yang kemudian dikenal sebagai sosialisme Afrika di awal 1950an.

Beberapa nasionalis lainnya, seperti Presiden Guinee masa depan, Ahmad Sékou Touré, sangat terlibat dalam serikat pekerja dan tuntutan hak-hak pekerja. Kaum nasionalis ini seringkali jauh kurang berpendidikan daripada orang-orang seperti Senghor dan memiliki sedikit waktu luang untuk membaca, menulis dan memperdebatkan teori sosialis. Perjuangan mereka untuk upah hidup dan perlindungan dasar dari pengusaha membuat sosialisme menarik bagi mereka, terutama jenis sosialisme yang dimodifikasi yang diusulkan oleh pria seperti Senghor.

Sosialisme Afrika

Meskipun sosialisme Afrika berbeda dengan sosialisme Eropa atau Marxis dalam banyak hal, pada dasarnya masih mencoba menyelesaikan ketidaksetaraan sosial dan ekonomi dengan mengendalikan alat-alat produksi. Sosialisme memberikan pembenaran dan strategi untuk mengelola ekonomi melalui kontrol pasar dan distribusi negara.

Kaum nasionalis, yang telah berjuang bertahun-tahun dan terkadang berpuluh-puluh tahun untuk melepaskan diri dari dominasi Barat, sama sekali tidak berminat untuk tunduk pada A.S.S. Mereka juga tidak ingin membawa gagasan politik atau budaya asing.

Mereka ingin mendorong dan mempromosikan ideologi sosial dan politik Afrika. Jadi, para pemimpin yang membentuk rezim sosialis sesaat setelah kemerdekaan, seperti di Senegal dan Tanzania tidak mereproduksi gagasan Marxis-Leninis. Sebagai gantinya, mereka mengembangkan versi baru sosialisme Afrika yang mendukung beberapa struktur tradisional sambil menyatakan bahwa masyarakat mereka (dan selalu saja) tidak memiliki kelas.

Variasi sosialisme Afrika juga memungkinkan kebebasan beragama lebih jauh. Karl Marx menyebut agama candu rakyat dan versi sosialisme yang lebih ortodoks menentang agama jauh lebih banyak daripada negara-negara sosialis Afrika. Agama atau spiritual dan sangat penting bagi mayoritas orang Afrika, meskipun dan kaum sosialis Afrika tidak membatasi praktik agama.

Ujamaa

Contoh sosialisme Afrika yang paling terkenal adalah kebijakan radikal ujoi, Julius Nyerere atau villagization, yang mendorongnya dan kemudian memaksa orang-orang untuk pindah ke desa model agar mereka dapat berpartisipasi dalam pertanian kolektif. Kebijakan ini, menurutnya, akan segera memecahkan banyak masalah.

Ini akan membantu mengumpulkan penduduk pedesaan Tanzania sehingga mereka dapat memperoleh keuntungan dari layanan negara seperti pendidikan dan perawatan kesehatan. Dia juga percaya bahwa ini akan membantu mengatasi kesukuan yang menggoncangkan banyak negara pasca-kolonial dan Tanzania memang, sebagian besar menghindari masalah itu.

Penerapan ujamaa memang cacat. Sedikit dipaksa pindah oleh negara untuk mengapresiasi dan beberapa terpaksa pindah pada masa dimana mereka harus meninggalkan ladang yang telah ditabur. Produksi pangan turun dan ekonomi negara itu menderita. Ada kemajuan dalam hal pendidikan publik, namun Tanzania dengan cepat menjadi salah satu negara miskin di Afrika, terus terapung oleh bantuan luar negeri. Baru pada tahun 1985, meskipun Nyerere mengundurkan diri dari kekuasaan dan Tanzania meninggalkan eksperimennya dengan sosialisme Afrika.

Kebijakan Sosialisme Ilmiah di Afrika

Pada titik itu, sosialisme Afrika telah lama tidak populer. Sebenarnya, mantan pendukung sosialisme Afrika sudah mulai menolak gagasan tersebut pada pertengahan tahun 1960an. Dalam pidatonya pada tahun 1967, Kwame Nkrumah berpendapat bahwa istilah “sosialisme Afrika” terlalu samar untuk berguna. Setiap negara memiliki versinya sendiri dan tidak ada pernyataan yang disepakati tentang apa itu sosialisme Afrika.

Nkrumah juga berpendapat bahwa gagasan tentang sosialisme Afrika telah digunakan untuk mempromosikan mitos tentang era pra-kolonial. Dia, dengan tepat, berpendapat bahwa masyarakat Afrika bukanlah kelas utopia, namun ditandai oleh berbagai jenis hierarki sosial dan dia mengingatkan pendengarnya bahwa para pedagang Afrika telah dengan rela berpartisipasi dalam perdagangan budak. Hasil penjualan kembali ke nilai pra-kolonial, katanya, bukanlah apa yang dibutuhkan orang Afrika.

Nkrumah berpendapat bahwa apa yang negara Afrika perlu lakukan adalah kembali ke cita-cita sosialis Marxis-Leninis yang lebih ortodoks atau sosialisme ilmiah dan itulah yang dilakukan beberapa negara Afrika di tahun 1970an, seperti Etiopia dan Mozambik. Namun, dalam praktiknya, tidak banyak perbedaan antara sosialisme Afrika dan ilmiah.

Itulah penjelasan tentang sosialisme yang ada di Afrika yang mungkin selama ini belum Anda ketahui. Semoga artikel diatas bisa menjadi sumber penambahan wawasan. Terima kasih.

info

Whoonga, Narkoba Mematikan Asal Afrika Selatan

Whoonga (juga dikenal sebagai nyaope atau wunga) adalah obat-obatan terlarang yang diduga beredar luas di Afrika Selatan sejak tahun 2010 lalu, kebanyakan di kota-kota miskin seperti di Durban, meskipun diklaim sudah banyak muncul di kota lain di Afrika Selatan.  Obat tersebut dikatakan mengandung obat antiretroviral (ARV) khususnya efavirenz dari jenis yang diresepkan untuk mengobati HIV, namun analisis sampel tidak menunjukkan kandungan tersebut, dan polisi telah mengatakan bahwa pembuat Whoonga diketahui menambahkan “segala macam racun” untuk memproduksinya secara massal.

Whoonga digunakan sebagai obat penenang, reaksi Whoonga sendiri menghasilkan perasaan euforia yang intens dan berlebihan, kepuasan mendalam dan relaksasi diri. Penggunaan Whoonga ini juga mengurangi nafsu makan berhari-hari. Efek whoonga bisa berlangsung dua sampai empat jam setelah mengkonsumsinya. Obat ini biasanya diisap dengan campuran ganja dalam bentuk linting, namun beberapa bentuk seperti cairan juga diperkiran sudah beredar.

Whoonga terkenal karena diduga mengandung obat anti-retroviral atau ARV yang diresepkan untuk penyakit HIV, namun bahan bakunya belum dapat dipastikan dan banyak opini bahwa obat tersebut mengandung obat HIV yang selama ini rentan dicuri komplotan geng jalanan Durban, Afrika Selatan.

Namun, ahli menyebutkan bahwa Whoonga mengandung obat psikoaktif klasik seperti ganja, methamphetamine atau heroin dan diperkuat oleh campuran ritonavir anti-retroviral. Dan obat tersebut mengandung efavirenz (sendiri atau dengan bahan yang disebutkan di atas), antiretroviral lain yang memiliki efek samping psikoaktif yang sangat kuat.

Ahli HIV mengatakan bahwa campuran obat anti-retroviral tidak mungkin menyebabkan pengguna menjadi gila dalam mengkonsumsinya. Analisis laboratorium terhadap sampel Whoonga gagal mendeteksi obat anti-retroviral dalam komposisinya, dan seorang ahli medis yang telah menganalisis kandungan obat tersebut telah menyimpulkan bahwa obat tersebut tidak mengandung obat anti-retroviral HIV.

Menurut beberapa ahli dari Dinas Kepolisian Afrika Selatan dan pusat rehabilitasi narkoba, Whoonga pada dasarnya hanyalah sebuah racikan obat-obatan berbasis heroin dan sedikit campuran racun tikus dan deterjen pembersih. 

Namun menurut sumber, obat anti-retroviral itu menjadi sasaran pencurian para penjahat yang mencampurnya dengan bubuk deterjen serta racun tikus untuk membuat Whoonga, jenis narkoba yang tersedia di jalanan.

Para pemakainya berpendapat bahwa campuran ganja dan obat anti-retroviral bisa meningkatkan efek halusinasi, walaupun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan itu. Penggunaan obat anti-retroviral di Whoonga akan memperkecil sumber-sumber daya kami yang terbatas dalam pengobatan HIV di Afrika. Obat itu merupakan tulang punggung bagi pasien dan obat itulah yang digunakan untuk mengobati para pengidap HIV di Afrika.

Harga Whoonga sendiri dilaporkan sekitar 30 Rand atau sekitar Rp. 30rb per Oktober 2016 sekali sedotan. Laporan menunjukkan bahwa pecandu Whoonga memerlukan beberapa sedotan sehari, namun karena kebanyakan pengguna biasanya orang-orang miskin maka untuk mecukupi kebutuhan terhadap Whoonga sangatlah sulit. Karenanya, pengguna Whoonga beralih membuat kriminal untuk mengumpulkan uang agar mencukupi kebutuhan dosis mereka terhadap Whoonga. 

Ada laporan yang mengklaim bahwa pecandu Whoonga berusaha menyamar menjadi pengidap HIV, karena obat anti-retroviral akan diberi kepada pasien HIV secara gratis oleh Departemen Kesehatan Afsel.

Whoonga mudah dibeli karena banyak pecandu menggunakan ganja sebagai campuran untuk membakarnya, sehingga umumnya pengedar ganja juga menjualnya.

Laporan tentang adanya kasus perampokan dan pencurian terhadap pasien HIV dan klinik yang menyediakan ARV (obat anti-retroviral) datang dari provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan. Meski demikian, pemerintah setempat berjanji akan memperketat peredaran ARV dan meningkatkan persediaannya.

ARV merupakan golongan obat-obatan yang digunakan untuk menjaga agar kadar CD4 (cluster of differenciation 4) tidak terus menurun. CD4 sendiri merupakan komponen pertahanan tubuh yang kadarnya menurun pada infeksi HIV, sehingga tubuh rentan terhadap infeksi oportunis atau penyerta seperti TBC dan pneumonia.

Obat ini tidak menyembuhkan, namun dengan penggunaan secara teratur bisa memperpanjang harapan hidup penderita HIV sehingga bisa hidup normal. Dari berbagai jenis ARV yang tersedia, pasien HIV umumnya mendapatkan dalam bentuk kombinasi yang isinya disesuaikan dengan kondisi daya tahan tubuhnya.

Sementara itu, Afrika Selatan termasuk negara dengan populasi penderita HIV paling tinggi di dunia. Pada tahun 2007, di negara itu tercatat sekitar 5,7 juta warga yang terinfeksi HIV positif dengan korban tewas mencapai 250.000 orang.

Efek negatif dari penggunaan Whoonga ini adalah pengguna akan mengalami pelambatan sistem saraf di otak, kekacauan saat berbicara, kerusakan hampir di seluruh organ tubuh, resiko terkena HIV, penyakit infeksi pernapasan dan juga kejang-kejang karena efek dari campuran racun tikus dan deterjen yang ada di Whoonga tersebut serta mengalami kematian akibat over dosis.

culture

Mencuri Istri Orang, Tradisi Unik Suku Wodaabe

Setiap negara pasti terdiri dari berbagai suku, tidak hanya di Indonesia, negara seperti Afrika juga memiliki banyak suku dengan keunikannya tersendiri. Namun kali ini yang akan kita bahas adalah suku Wodaabe. Suku Wodaabe ini memiliki tradisi unik yang mungkin bisa membuat kamu geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak? Suku Wodaabe memiliki tradisi unik dimana memperbolehkan mencuri istri atau suami orang lain.

Sekelumit Kisah tentang Suku Wodaabe

Sebelum membahas tentang tradisi unik tersebut, mari kita simak sejarah suku Wodaabe. Suku Woodaabe adalah suku yang selalu berpindah-pindah tempat tinggal atau yang disebut dengan nomaden. Suku ini kerap melakukan perjalanan dari pesisir timur ke pesisir barat Afrika. Mereka melintasi cukup banyak negara seperti Niger, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Chad, dan Nigeria. Sepanjang tahun, mereka akan berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mendapatkan lahan yang nyaman.

Mereka melintasi cukup banyak negara seperti Niger, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Chad, dan Nigeria. Mereka akan membangun rumah tidak permanen jika sudah menemukan kawasan untuk berladang dan berburu. Kalau kawasan itu sudah dianggap tidak berpotensi lagi, mereka akan pergi dan menjelajah lagi.

Di masa modern pasti sering kalian temukan kompetisi siapa wanita tercantik, suku Wobaaden juga melakukan kompetisi yang sama. Hanya saja perbedaannya adalah kontes kecantikan ini dilakukan oleh para pria yang memiliki wajah tampan dan cantik. Syarat mengikuti kontes ini adalah pria yang dianggap sudah dewasa. Tidak perduli apakah sudah menikah atau tidak. Siapa saja yang memenangkan kompetisi ini memiliki hak untuk memilih wanita yang diinginkan meski wanita itu istri dari orang lain. Suami yang ditinggalkan tidak bisa apa-apa karena kalah dalam even adu ketampanan atau tidak ikut sama sekali.

Pencurian Istri atau Suami yang Unik

Sejak kecil suku Wodaabe telah dinikahkan secara tradisi, pernikahan pertama yang mereka alami harus diantara sepupu yang seumur. Pada saat beranjak dewasa, barulah mereka mencari wanita lain yang akan dijadikan pendamping hidup sebenarnya. Wanita lain yang dimaksud adalah wanita yang telah menikah menurut tradisi, karena itulah festival ini disebut festival mencuri istri. Dalam Festival mencuri istri ini, para pemuda Wodaabe akan berdandan setampan mungkin dan akan menari dan bernyanyi untuk bisa menarik perhatian perempuan muda sehingga bisa mengajaknya menikah.

Siapa saja yang memenangkan acara tradisi ini memiliki hak untuk memilih wanita yang diinginkan. Meski wanita itu istri dari orang lain, dia berhak mengambilnya dan dianggap wajar. Suami yang ditinggalkan tidak bisa apa-apa karena kalah dalam even adu ketampanan atau tidak ikut sama sekali.

Oh ya, selain pria diperbolehkan mencuri istri orang lain. Pihak wanita juga boleh mencuri suami orang lain. Wanita yang dianggap paling cantik boleh meminta siapa saja jadi suaminya. Seorang wanita di suku ini bisa memiliki lebih dari suami kalau dia memang suka. Jadi, menjadi paling cantik atau tampan di suku ini adalah hal paling penting sedunia.

Namun ada efek negatif dalam tradisi ini, karena kerap menimbulkan perselisihan antara istri muda dan istri tua, karena wanita yang dicuri harus hidup bersama dengan suami barunya dan meninggalkan keluarga lama. Jika di keluarga lama sang wanita telah memiliki anak, maka harus ditinggalkan. Hal tersebut membuat hubungan antara ibu dan anak di suku Wodaabe tidak terlalu kuat.

Wanita Adalah Sang Penguasa

Meski kaum wanita tidak berdandan dan hanya menato wajahnya, mereka tetaplah yang terbaik. Para pria akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk mendapatkan mereka. Wanita di suku ini bisa melakukan hubungan seks dengan pria mana saja yang dia mau. Bahkan sebelum menikah dia boleh melakukannya dengan terang-terangan.

Wanita di dalam suku ini memiliki supremasi dalam hal hubungan badan. Dia bisa memilih pria mana saja yang dianggapnya terbaik dan dijadikan ayah dari anak-anaknya. Meski wanita memiliki supremasi dalam hal hubungan, pria tetap bisa berusaha dan inilah yang jadi keunikan dari suku ini.

Tradisi Pemilihan Pria Terbaik

Kalau di dunia manusia milenia modern banyak even pageant untuk menentukan siapa yang tercantik dan tertampan. Di suku ini, hal yang sama juga kerap dilakukan. Biasanya setiap bulan September ke belakang, tradisi pemilihan pria terbaik dari suku akan dilakukan dan siapa saja yang menang akan mendapatkan hadiah yang besar.

Pria dalam suku ini yang dianggap sudah dewasa boleh berpartisipasi meski dia sudah menikah dan punya anak. Mereka diwajibkan berdandan selama 6 jam dan membuat wajahnya tampan sesuai dengan versi suku ini. Setelah dandan dan berpakaian selesai, mereka akan diperkenankan melakukan pertunjukan berupa tarian dan nyanyian hingga tiga gadis yang menjadi juri menyatakan siapa pemenangnya.

Inilah tradisi unik mencuri istri atau suami dari suku Wodaabe. Meski mereka hanya suku nomaden, masyarakat Wodaabe menjunjung tinggi keindahan tubuh dan penampilan. Kalau saja suku ini bisa ikut kontes pageant dunia, mungkin ada kesempatan menang bagi mereka.

Close